Prosedur Komunikasi, Konsultasi dan Patisipasi

1. Tujuan/Purpose

Prosedur ini dibuat untuk menjelaskan tata cara mengkomunikasikan, berpartisipasi, serta mengkonsultasikan tentang isu isu Keselamatan dan Kesehatan Kerja baik isu-isu secara internal maupun eksternal.
The objective of this procedure is to explain how to communicate, participate, and consult regarding Occupational Health and Safety issues, internally and externally.

2. Ruang Lingkup/Scope

Ruang lingkup komunikasi yang dimaksud disini adalah mengatur komunikasi, partisipasi, dan konsultasi secara internal antara manajemen dan karyawan, serta antara xxxx dengan pihak eksternal terkait.
The scope of communication includes communication, participation, and consultation, internally between management and employees, also between xxxxxx and external parties.

3. Referensi Dokumen/Document Reference

3.1 ISO 9001:2000 Klausul/Clause
§ 6.4. Lingkungan Kerja/Work environment

3.2 OHSAS 18001:2007 Klausul/Clause
§ 4.4.3. Komunikasi, Partisipasi, dan Konsultasi/Communication, Participation, and Consultation

3.3 Prosedur Risk Assessment (PLJ/EHS/SOP-005)

3.4 Prosedur Identifikasi dan Evaluasi Peraturan Perundangan K3 (PLJ/EHS/SOP-006)

4. Definisi & Singkatan/Definition & Abbreviation

4.1 Pihak terkait/Interested Party
Orang atau kelompok didalam atau diluar tempat kerja yang tertarik dengan atau terpengaruh oleh kinerja K3 xxxxx. Sebagai contoh dari pihak terkait meliputi badan pemerintah atau yang berwenang, kelompok masyarakat, organisasi lingkungan, pemasok, kontraktor, surat kabar dan organisasi karyawan.
Person or group, inside or outside the workplace, concerned with or affected by xxxxx OHS performance. Examples of interested parties include regulatory agencies or authorities, community groups, environmental organizations, supplier, contractor, the press and employee organizations.

4.2 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)/Occupational Health and Safety (OHS)
Kondisi dan faktor yang mempengaruhi, atau dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan keselamatan karyawan dan pekerja lainnya (termasuk pekerja sementara dan kontraktor), pengunjung, atau orang lain di tempat kerja
Conditions and factors that affect, or could affect, the health and safety of employees or other workers (including temporary workers and contractor personnel), visitors, or any other person in the workplace.

5. Kriteria Kinerja Proses/KPI

Semua ketentuan yang telah ditetapkan dalam prosedur ini harus dilaksanakan secara konsisten
All of requirement stated in the procedure to be applied consistently

6. Uraian Prosedur/Procedure Description

6.1 Komunikasi Internal/Internal Communication
6.1.1 Manajemen xxxxx berkewajiban untuk menyediakan sarana komunikasi, partisipasi, dan konsultasi terhadap isu-isu K3 secara internal baik yang bersifat :
xxxxx management obliged to provide communication, participation, and consultation regarding occupational health and safety internally, which have characteristic :
6.1.1.1 Aktif (pelatihan dan drill, rapat, briefing)
Active (training and drill, meeting, briefing)
6.1.1.2 Pasif (papan informasi, sekilas info K3, simbol dan label K3, dokumentasi dan catatan K3)
Pasive (information board, OHS flash, OHS sign and label, documentation, and record)

6.1.2 Segala hal perubahan yang berkaitan erat dengan K3 harus dikomunikasikan kepada karyawan dengan menggunakan media komunikasi sebagaimana disebut dalam point 6.1.1 diatas.
Any changes related to OHS must be communicated to employess with communication media as mention in point 6.1.1 above.

6.1.3 Sekretaris P2K3 dan Kepala Divisi EHS berkoordinasi dengan HS Representative harus menginformasikan secara aktif kepada karyawan isu-isu K3 seperti:
P2K3 Secretary and EHS Division Head coordination with HS Representative must actively inform employess regarding OHS issues, such as :

6.1.3.1 Notulen Rapat P2K3
P2K3 Minutes of Meeting
6.1.3.2 Hasil identifikasi bahaya dan penilaian resiko
Hazard identification and risk assessment result
6.1.3.3 Ketidaksesuaian, insiden, status tindakan pengendalian resiko, dan tindakan perbaikan dari hasil analisa insiden ataupun ketidaksesuaian
Nonconformity, incident, risk control action satus, and corrective action from incident or nonconformity analysis result.
6.1.3.4 Kebijakan K3, tujuan dan program termasuk perubahan dari hasil peninjauan ulang
OHS policy, objective and programme includes changes from review

6.1.4 Jika diperlukan karyawan dapat secara aktif untuk mendapatkan informasi K3 dengan meminta secara langsung kepada HS Representative, Sekretaris P2K3 ataupun kepada Divisi EHS.
If needed, employess can actively to get OHS information by asking directly to Health and Safety Representative, P2K3 Secretary, or EHS Division.

6.2 Konsultasi dan partisipasi internal/Internal consultation and participation

6.2.1 Konsultasi dan partisipasi karyawan dapat dilakukan baik melalui rapat P2K3 ataupun keterlibatan secara langsung dalam unit kerja/tim dengan melakukan konsultasi dan partisipasi aktif dalam pengkajian jika terjadi adanya perubahan terhadap:
Consultation and participation can be done through P2K3 meeting or direct involvement in work unit/team by actively consult and participate in review if there are any changes in :
6.2.1.1 Proses kerja, metoda kerja, alat kerja, material, ataupun tata letak kerja yang berpotensi terhadap timbulnya bahaya dan resiko dari pekerjaan tersebut.
Work process, work method, equipment, material, or layout which potential for hazard and risk result from its activities.
6.2.1.2 Kebijakan, tujuan dan program K3
Policy, objective, and OHS programme

6.2.2 Jika karyawan memerlukan konsultasi isu-isu K3, dapat dilakukan baik melalui HS Representative diareanya ataupun secara langsung mengkonsultasikannya kepada Kepala Divisi EHS secara tertulis menggunakan Form Komunikasi dan Konsultasi K3 (xxxxx/EHS/007-Ehsp-010) ataupun dengan fasilitas elektronik mail yang telah disediakan oleh perusahaan.
If employees need to consult regarding OHS issues, can be done through Health and Safety Representative in their area or directly to EHS Division Head in written using OHS Communication and Consultation Form (xxxx/EHS/007-ehsp-010) or by electronic mailing facility provided by company.

6.2.3 Partisipasi aktif dapat disalurkan dalam kegiatan seperti lomba saran, lomba poster dan lomba kinerja K3 di masing-masing bagian/areanya
Active participation can be accessed though activities such as suggestion contest, poster contest, and OHS performance contest in each area.

6.3 Komunikasi, partisipasi dan konsultasi eksternal/Communication, participation, and external consultation

6.3.1 xxxxx melalui sekretaris P2K3 dan Kepala Divisi EHS berkomunikasi, berpartisipasi, dan berkonsultasi secara aktif dengan cara korespondensi kepada pihak terkait seperti Departemen Tenaga Kerja atau institusi lainnya dalam hal:
xxxxx through P2K3 Secretary and EHS Division Head are communicating, participating, and consulting actively by correspondency with interesred party like Man Poser Department or other institution regarding :
6.3.1.1 Peraturan perundangan K3/OHS legal or regulation
6.3.1.2 Laporan kegiatan P2K3/P2K3 activities report
6.3.1.3 Ijin dan sertifikasi/Permit and certification

6.3.2 Jika pihak terkait memerlukan konsultasi isu-isu K3, dapat dilakukan baik melalui HS Representative di unit kerja xxxxx ataupun secara langsung mengkonsultasikannya kepada Kepala Divisi EHS secara tertulis menggunakan Form Komunikasi dan Konsultasi K3 (xxx/EHS/007-xxxx-010) ataupun dengan fasilitas elektronik mail yang telah disediakan oleh perusahaan.
If external parties need to consult regarding OHS issues, can be done through Health and Safety Representative in their area or directly to EHS Division Head in written using OHS Communication and Consultation Form (xxxx/EHS/007-xxx-010) or by electronic mailing facility provided by company.

6.3.3 Dalam kondisi tertentu yang dikategorikan kedalam situasi gawat darurat maka semua komunikasi, partisipasi dan konsultasi di koordinir oleh Head of Coorperate Communication xxxxx.
In certain condition categorized in emergency situation, all communication, participation, and consultation are coordinated by xxxx Head of Cooperate Communication

7. Lampiran/Attachment

7.1 xxxx/EHS/007-xxx-001 OHS Communication, Participation and Consultation

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: